Gubernur Agustiar Sabran Ajak GP Ansor Perkuat Persatuan dan Bangun Ekonomi Daerah Melalui Kolaborasi
Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan. Gerakan Pemuda (GP) Ansor dinilai memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Kalimantan Tengah Masa Khidmat 2025–2029, yang dirangkaikan dengan pembukaan Seminar Nasional dan Dialog Publik GP Ansor se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).
Baca juga : Wagub Edy Pratowo Sambut Kedatangan Komisi V DPR RI(Baca Juga : Pemprov. Kalteng Selenggarakan Acara Puncak Peringatan Hari Ibu ke-94)
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang GP Ansor yang telah dilantik. Semoga amanah yang diemban menjadi ladang ibadah dan dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta dedikasi demi kemaslahatan umat, bangsa, dan daerah,” tutur Gubernur.
Menurut Gubernur, tema seminar “Ansor Masa Depan: Peluang dan Tantangan Ekonomi Rantai Pasok di Kalimantan Tengah” sangat relevan dengan arah pembangunan daerah. Penguatan rantai pasok, katanya, menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ia berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat diimplementasikan untuk mempercepat pembangunan Kalimantan Tengah.
Lebih lanjut, Gubernur menilai GP Ansor telah membuktikan diri sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain menjadi wadah kaderisasi generasi muda Nahdlatul Ulama, GP Ansor juga dinilai konsisten merawat nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah, memperkuat semangat kebangsaan, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
"GP Ansor memiliki posisi strategis dalam memperkuat harmoni kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah. Organisasi akan semakin besar apabila mampu melahirkan kader yang berintegritas, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan peduli terhadap persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, lingkungan, serta pemberdayaan umat," katanya.
Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan sejalan dengan visi Kalteng Berkah, Kalteng Maju.
Ia juga berharap kepengurusan baru GP Ansor semakin solid, profesional dalam tata kelola organisasi, aktif mengabdi kepada masyarakat, serta terus menjadi perekat persatuan bangsa yang berlandaskan falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik menjadikan amanah organisasi sebagai panggilan pengabdian serta memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah demi terwujudnya Kalimantan Tengah yang damai, maju, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Kalimantan Tengah Arjoni menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap penguatan organisasi. Ia menegaskan GP Ansor berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, saat ini GP Ansor Kalimantan Tengah memiliki sekitar 6.000 kader yang telah terdaftar dalam aplikasi SIAP. Jumlah tersebut akan terus diperkuat hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk desa-desa, sebagai bagian dari komitmen menjaga ulama, mempertahankan NKRI, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Arjoni juga menyampaikan bahwa GP Ansor tengah mengembangkan kemandirian organisasi melalui berbagai unit usaha di bidang pertanian, peternakan, dan ekonomi gotong royong. Upaya tersebut mendapat dukungan dari pemerintah, salah satunya melalui bantuan alat pertanian yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kader sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pelantikan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin, Ketua PWNU Kalimantan Tengah H. M. Wahyudie F. Dirun, para kepala perangkat daerah, bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh jajaran Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang GP Ansor Provinsi Kalimantan Tengah.(WDY/Foto:FJR)
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng
Admin Web