Peringati HARGANAS ke-33 dan HAN ke-42, Pemprov Kalteng Perkuat Komitmen Wujudkan Keluarga Berkualitas
Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program Pembangunan Keluarga dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bawi Bahalap, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (29/6/2026) ini, bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan keluarga tangguh dan perlindungan anak.
Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan keluarga dan pemenuhan hak anak merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Baca juga : Berbagi Tugas Dalam Harmoni, Gubernur Sugianto Sabran Buka Pasar Penyeimbang di Jabiren, Wagub Edy Pratowo di Stadion HM. Sanusi Kab. Pulpis(Baca Juga : Setelah Lama Vakum, Lomba Perahu Hias Kembali Digelar Pada FBIM 2023)
"Forum ini menjadi pengingat kolektif bagi kita bahwa membangun ketahanan keluarga dan pemenuhan hak anak atas lingkungan yang aman dan inklusif merupakan investasi berharga dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang Layak Anak bagi generasi masa depan," ujar Sunarti.
Ia menjelaskan bahwa keluarga merupakan unit sosial terkecil yang memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pembangunan keluarga harus dilaksanakan secara terencana sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
"Pembangunan keluarga merupakan upaya terencana untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat, bahagia, dan sejahtera. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah untuk mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera," katanya.
Sunarti menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen membangun ekosistem yang aman, ramah, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak sebagai bagian dari upaya memenuhi indikator Provinsi Layak Anak.
Menurutnya, tantangan dalam mewujudkan keluarga yang tangguh masih cukup kompleks, mulai dari kualitas pengasuhan, kerentanan sosial ekonomi, hingga persoalan stunting dan pemenuhan gizi. Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan melalui kolaborasi pentaheliks yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, serta forum anak dan remaja.
"Kerja sama lintas sektor menjadi kunci mutlak untuk memastikan pembangunan keluarga melalui pendekatan siklus hidup dapat berjalan secara konvergen dan berkesinambungan. Saya berharap melalui kegiatan ini lahir komitmen bersama yang konkret, rencana aksi yang terpadu, serta kolaborasi yang semakin solid untuk mewujudkan keluarga yang tangguh dan perlindungan anak," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, peringatan HARGANAS ke-33 tahun ini mengusung tema "Ayah Wajib Hadir".
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Mohamad Iqbal Apriansyah, Plh. Kepala DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah Suryanto, serta diikuti 50 peserta secara luring dan sekitar 250 peserta secara daring. (Rkh/Foto:Iks)
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominf o Prov. Kalteng
Admin Web