Penutupan Latsar CPNS, Pemprov Kalteng Dorong ASN Jadi Motor Inovasi Pelayanan Publik
Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menutup secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II Angkatan IV serta Golongan III Angkatan XII, XIII, XIV, XV, XVI, dan XVII, yang berlangsung di Aula Gedung D BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (23/4/2026).
Penutupan kegiatan tersebut dihadiri dan diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti.
Baca juga : Gubernur Kalteng Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pengurus Masjid Besar Ar-Rahman Jihi Kecamatan Pematang Karau Kab. Bartim(Baca Juga : Tekan Inflasi di Kalteng, Sekda Nuryakin Minta Tim Satgas dan TPID Lakukan Intervensi di Seluruh Kabupaten dan Kota)
Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghargaan atas dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan pelaksanaan pelatihan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengirimkan peserta serta mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik di BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Sunarti menegaskan bahwa Latsar CPNS memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas dan integritas aparatur negara sejak awal masa pengabdian. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar tahapan administratif, melainkan proses pembentukan karakter ASN yang profesional.
“Pelatihan Dasar ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan gerbang pembentukan karakter Aparatur Sipil Negara. Para peserta dipersiapkan menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, serta mampu menghadapi kompleksitas birokrasi,” katanya.
Ia juga menyoroti dinamika perubahan yang menuntut birokrasi untuk terus bertransformasi, khususnya dalam meningkatkan kecepatan, adaptivitas, dan responsivitas pelayanan publik.
“Saat ini kita berada pada era transformasi besar, di mana birokrasi dituntut untuk tidak lagi berjalan lambat, melainkan harus adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan reformasi birokrasi melalui digitalisasi pelayanan publik, peningkatan akuntabilitas tata kelola pemerintahan, serta percepatan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam arahannya, Sunarti juga menekankan pentingnya peran alumni Latsar CPNS sebagai agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
“Saya menuntut kepada seluruh alumni Latsar CPNS untuk menjadi agen perubahan, membawa inovasi, serta berani memperbaiki sistem yang belum berjalan optimal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa generasi unggul Kalimantan Tengah harus memiliki empat pilar utama, yakni sikap (attitude), pola pikir (mindset), karakter (character), dan keterampilan (skill) yang adaptif dan inovatif.
Mengakhiri sambutannya, Sunarti mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Mari kita bekerja keras dan berkolaborasi dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati, demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para ASN untuk tidak terjebak dalam zona nyaman.
“Jangan menjadi ASN yang nyaman di zona aman. Jadilah ASN yang berani berpikir, bertindak, dan bertanggung jawab, karena pada hakikatnya kita adalah pelayan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, para Widyaiswara atau pengajar, pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta panitia pelaksana.
Adapun jumlah peserta Latsar CPNS ini terdiri dari 58 orang peserta dari Kabupaten Lamandau, 59 orang dari Kabupaten Seruyan, dan 165 orang dari Kabupaten Pulang Pisau. (Rkh/Foto:Riv)
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominf o Prov. Kalteng
Admin Web