Anda di ->Depan : Pusat Artikel : BIRO : Biro Keuangan : Realisasi APBD Tahun Anggaran 2006
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 Realisasi APBD Tahun Anggaran 2006
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

  • Penulis: Drs. FRIENDLY S. DJALA
  • Di kirim oleh: biro keuangan
  • diserahkan: 15/08/2007 8:45:29
  • Peremajaan terakhir: 25/08/2007 19:05:15
  • Di baca: 4629 kali
  • Jenis_isi: text/html (120290 Bytes = 0 * 1 MB + 120290 Bytes)
  • Bertempat di: Pusat Artikel : BIRO : Biro Keuangan

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

 
NOMOR  3 TAHUN  2007
 
TENTANG
 
PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2006
 
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
 
 
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,
 
Menimbang          :     a.   bahwa memenuhi ketentuan Pasal 184 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang, Kepala Daerah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berupa laporan Keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir;
 
                                    b.   bahwa Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu ditetapkan dengan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2006.
 
Mengingat            :     1.   Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1622);
 
2.      Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3312) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3569);
 
3.      Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3655) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4048);
 
4.      Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 44, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3688);
 
5.      Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
 
6.      Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
 
7.      Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
 
8.      Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
 
9.      Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
10.Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
 
11.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penatapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);
 
12.Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
 
13.Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 210, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4028);
 
14.Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4138);
 
15.Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 119, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4139);
 
16.Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4416) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 94, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4540);
 
17.Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502);
 
18.Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4503);
 
19.Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2005 tentang Pinjaman Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4574);
 
20.Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4575);
 
21.Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4576);
 
22.Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2005 tentang Hibah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4577);
 
23.Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
 
24.Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);
 
25.Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);
 
26.Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
 
27.Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
 
28.Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 01 Tahun 2006 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2006;
 
29.Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 7 Tahun 2006 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2006;
 
30.Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 4 Tahun 2006 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2006.
 
31.Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 59 Tahun 2006 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2006.
 
 
Dengan Persetujuan Bersama
 
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
 
dan
 
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH
 
MEMUTUSKAN :
 
Menetapkan         :     PERATURAN DAERAH TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2006.
Pasal 1
 
(1)   Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD berupa laporan keuangan memuat :
a.      Laporan realisasi anggaran;
b.      Neraca;
c.      Laporan arus kas; dan
d.      Catatan atas laporan keuangan.
 
(2)   Laporan Keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilampiri dengan laporan kinerja dan ikhtisar laporan keuangan badan usaha milik daerah/perusahaan daerah.
 
 
Pasal 2
 
Laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 huruf a tahun anggaran 2006 sebagai berikut :
a.      Pendapatan .........................    Rp.    889.459.522.942,97
b.      Belanja .................................    Rp.    840.513.196.973,52
Surplus .................................................................................       Rp.    48.946.625.969,45
c.      Pembiayaan
-          Penerimaan ...................    Rp.      93.808.129.605,55
-          Pengeluaran ..................    Rp.    142.754.455.575,00
Defisit ...................................................................................       Rp.    48.946.625.969,45
 
 
Pasal 3
 
Uraian laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 sebagai berikut :
 
 
 
(1)   Selisih anggaran dengan realisasi pendapatan sejumlah Rp.63.240.322.342,97 dengan rincian sebagai berikut :
a.      Anggaran pendapatan setelah perubahan                        Rp. 826.219.200.600,00
b.      Realisasi                                                                                Rp. 889.459.522.942,97
                                                                           Selisih lebih      Rp.    63.240.322.342,97
 
 
(2)   Selisih anggaran dengan realisasi belanja sejumlah Rp.63.268.803.026,48 dengan rincian sebagai berikut :
a.      Anggaran belanja setelah perubahan                                 Rp. 903.782.000.000,00
b.      Realisasi                                                                                Rp. 840.513.196.973,52
                                                                        Selisih kurang      Rp.    63.268.803.026,48
 
 
(3)   Selisih anggaran dengan realisasi defisit sejumlah Rp.126.509.125.370,45 dengan rincian sebagai berikut :
a.      Defisit setelah perubahan                                                    Rp.    77.562.799.400,00
b.      Realisasi                                                                                Rp.    48.946.325.969,45
                                                                        Selisih kurang      Rp. 126.509.125.369,45
 
 
(4)   Selisih anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp.245.330.205,55 dengan rincian sebagai berikut :
a.      Anggaran penerimaan pembiayaan setelah perubahan Rp.    93.562.799.400,00
b.      Realisasi                                                                                Rp.    93.808.129.605,55
                                                                           Selisih lebih      Rp.         245.330.205,55
 
 
(5)   Selisih anggaran dengan realisasi pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp.126.754.455.575.00 dengan rincian sebagai berikut :
a.      Anggaran pengeluaran pembiayaan setelah perubahan Rp.    16.000.000.000,00
b.      Realisasi                                                                                Rp. 142.754.455.575,00
                                                                           Selisih lebih      Rp. 126.754.455.575,00
(6)   Selisih anggaran dengan realisasi pembiayaan neto sejumlah Rp.126.509.125.370,45 dengan rincian sebagai berikut :
a.      Anggaran pembiayaan neto setelah perubahan               Rp.    77.562.799,400,00
b.      Realisasi                                                                                Rp.    48.946.325.969,45
                                                                           Selisih lebih      Rp. 126.509.125.369,45
 
 
Pasal 4
 
Neraca sebagaimana dimaksud pada Pasal 1 huruf b per 31 Desember 2006 sebagai berikut :
 
 
Pasal 5
 
Laporan arus kas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 huruf c untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2006 sebagai berikut :
 
 
 
 
Pasal 6
 
Catatan atas laporan Keuangan sebagaimana dimaksud Pasal 1 huruf d tahun anggaran 2006 memuat informasi baik secara kuantitatif maupun kualitatif atas pos-pos laporan keuangan.
 
 
Pasal 7
 
Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagimana dimaksud pada Pasal 1, tercantum dalam Lampiran Peraturan Daerah ini, terdiri dari :
a.      Lampiran I         :     Laporan Perhitungan APBD.
b.      Lampiran II        :     Nota Perhitungan APBD.
c.      Lampiran III       :     Laporan Aliran Kas.
d.      Lampiran IV      :     Neraca Daerah.
 
 
Pasal 8
 
Gubernur menetapkan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai rincian lebih lanjut dari Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD.
 
 
Pasal 9
 
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan
 
 
 
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan dan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
 
 
         Ditetapkan di Palangka Raya
         Pada tanggal   27   Juli   2007
 
 
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,
 
 
 
 

AGUSTIN TERAS NARANG

Diundangkan di Palangka Raya
Pada tanggal     27 Juli 2007
 
           SEKRETARIS DAERAH
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH,
 
 
 
THAMPUNAH SINSENG
NIP. 530 004 212
 
LEMBARAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
TAHUN 2007 NOMOR  3
 
 
LAMPIRAN I : Laporan Perhitungan APBD
Rincian Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi, Belanja dan Pembiayaan menurut masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah sebagai berikut :
 
1.            Dinas Penddikan dan Kebudayaan
2.            Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah
3.            Dinas Kesehatan
4.            RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangkaraya
5.           Balai Laboratorium Kesehatan Daerah
6.            Dinas Pekerjaan Umum
7.            BAPPEDA
8.            Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi
12.       Dinas Tenaga Kerja
15.       Museum Negeri "BALANGA"
18.       DPRD
20.       Sekretariat Daerah
21.       Sekretariat DPRD
23.       Badan Pengawasan Daerah
25.       Dinas Pendapatan Daerah
30.       Dinas Pertanian
31.       Dinas Perkebunan
32.       Dinas Kehewanan
33.       Dinas Kehutanan
 
 
  
Lampiran II : Nota Perhitungan APBD
BAB    I         PENDAHULUAN
BAB    II        KINERJA KEUANGAN DAERAH
BAB    III       RINGKASAN REALISASI APBD
BAB    IV      PENUTUP
 
 
Lampiran III : Laporan Aliran Kas
BAB    I        PENDAHULUAN
BAB    II        CATATAN ATAS LAPORAN ALIRAN KAS
BAB    III       PENUTUP
Lampiran     ALIRAN KAS
 
 
Lampiran IV : Neraca Daerah
BAB    I        PENDAHULUAN        
BAB    II        KEBIJAKAN AKUNTANSI
BAB    III       PENJELASAN ATAS AKUN-AKUN NERACA
BAB    IV      PENUTUP
                     MUTASI-PENYESUAIAN ASET TETAP, PENYELESAIAN TP-TGR, DAFTAR AKTIVA TETAP
 
 
 
 
 
 
Tulisan Lain dari biro keuangan
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Biro Keuangan
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 1752 ]
Total Pengunjung: [ 19124016 ] /  Pemakai online:  1  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,125000] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::