Anda di ->Depan : Pusat Artikel : DINAS : Dinas Pertanian & Peternakan : APRESIASI KETERSEDIAAN BENIH TANAMAN BUAH DAN KOORDINASI/WORKSHOP PENGEMBANGAN KAWASAN HORTIKULTURA TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 APRESIASI KETERSEDIAAN BENIH TANAMAN BUAH DAN KOORDINASI/WORKSHOP PENGEMBANGAN KAWASAN HORTIKULTURA TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

            Kegiatan diselenggarakan di Palangka Raya pada tanggal 25 – 26 Mei 2012, bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah. Peserta Apresiasi Ketersediaan Benih Tanaman Buah dan Koordinasi/Workshop Pengembangan Kawasan Hortikultura Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2012 berjumlah 56 orang, terdiri dari Petugas Perencanaan, Pejabat/Petugas Bidang Hortikultura, Petugas Balai Benih Hortikultura dan Penangkar Benih Hortikultura yang berasal dari 14 Kabupaten/Kota. Adapun mekanisme penyelenggaraan kegiatan yaitu pengarahan dan Penyampaian materi oleh nara sumber, diskusi aktif, dilanjutkan dengan workshop/praktek lapang ke Instalasi Perbanyakan Benih Keruing.
 
Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan bahwa Pembangunan hortikultura pada berbagai sentra dan kawasan telah difasilitasi pemerintah melalui berbagai program dan kegiatan baik dengan dana dari pusat (APBN) maupun daerah (APBD), serta dukungan dari masyarakat (petani dan swasta). Pembangunan hortikultura bertujuan untuk mendorong berkembangnya agribisnis hortikultura yang mampu menghasilkan produk hortikultura yang berdaya saing, mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan petani dan pelaku, memperkuat perekonomian wilayah serta mendukung pertumbuhan pendapatan nasional.
 
Adapun permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha hortikultura di Kalimantan tengah antara lain rendahnya produktivitas, lokasi yang terpencar, skala usaha sempit dan belum efisien, kebijakan dan regulasi di bidang perbankan, transportasi, dan ketersediaan pasar belum sepenuhnya mendukung kegiatan agribisnis hortikultura di tiap-tiap kabupaten/kota.
 
Salah satu langkah strategis untuk mempercepat tumbuh dan berkembangnya sentra produksi hortikultura yang berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Tengah adalah melalui pengembangan kawasan secara terpadu. Dimana suatu kawasan hortikultura adalah merupakan satu kesatuan pewilayahan dari suatu komoditas unggulan hortikultura, dengan memperhatikan kesamaan wilayah terhadap kesamaan ekosistem dan disatukan oleh fasilitas infrastruktur ekonomi yang sama.
 
 
Kegiatan Apresiasi Ketersediaan Benih Tanaman Buah dan Koordinasi/Workshop Pengembangan Kawasan Hortikultura Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2012 bertujuan untuk : 
  1. Menjabarkan program pembangunan hortikultura kedalam kegiatan-kegiatan operasional berdasarkan kondisi dan spesifik di lapangan sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dan mengakomodir potensi daerah.
  2. Mengkoordinasikan kelembagaan perbenihan dengan stake holder untuk membahas hal-hal yang terkait dengan kondisi ketersediaan benih tanaman buah di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya mengenai produksi, distribusi dan pemasaran benih buah-buahan dalam rangka memenuhi kebutuhan petani/pengguna benih.
  3. Membangun jalinan kerjasama antara petani penangkar dan petugas balai benih lintas Kabupaten/Kota dalam upaya mengatasi kendala penyediaan benih buah-buahan di Provinsi Kalimantan Tengah. 
  4. Meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan petani penangkar dan petugas balai benih dalam menerapkan teknologi produksi benih buah-buahan secara vegetatif.
 
Sasaran yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan kegiatan adalah:
  1. Menyusun potensi sentra produksi hortikultura, khususnya buah-buahan menjadi profil/proposal pengembangan kawasan yang terintegrasi.
  2. Meningkatkan koordinasi seluruh stake holder perbenihan hortikultura yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah dalam hal penyediaan benih buah-buahan
  3. Merupakan wahana pembelajaran intensif dalam rangka pertukaran informasi dan transfer teknologi di bidang penangkaran benih buah-buahan bagi petani dan petugas balai benih hortikultura
 
 
Dalam penajaman materi kegiatan, para peserta dibagi dalam 2 (dua) kelas yaitu :
  1. Kelompok petugas perencanaan dan pejabat/petugas hortikultura. Kelompok ini melaksanakan workshop penyusunan profil/proposal pengembangan kawasan hortikultura berdasarkan potensi wilayah dan komoditas buah-buahan unggulan dari setiap Kabupaten/Kota. Dalam pelaksanaannya peserta dibimbing oleh nara sumber dari Direktorat Budidaya dan Pasca Panen Tanaman Buah, Dirjen Hortikultura, Kementerian pertanian serta Petugas Perencanaan Distanak Provinsi Kalteng.
  2. Kelompok Petugas Balai Benih dan Penangkar Benih Hortikultura. Kelompok ini melaksanakan praktek lapang mengenai teknis perbanyakan bibit/benih buah-buahan secara vegetatif di Instalasi Perbanyakan Benih (IPB) Keruing. Pemandu praktek lapang adalah Kepala IPB Keruing dan Petugas Hortikultura Distanak Provinsi Kalteng.
 
Rumusan hasil penyelenggaraan kegiatan Apresiasi Ketersediaan Benih Tanaman Buah dan Koordinasi/Workshop Pengembangan Kawasan Hortikultura Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2012 adalah sebagai berikut :
  1. Provinsi Kalimantan Tengah beriklim tropis lembab dengan suhu rata-rata 33º, memiliki luas wilayah sekitar 15.380.000 ha (7,93% dari luas Indonesia) yang terdiri atas hutan, rawa, sungai, danau, genangan air, pantai dan tanah lainnya. Kondisi wilayah agroekologi tersebut membuat Provinsi Kalimantan Tengah memiliki beragam ekosistem dan kekayaan sumberdaya hayati (biodiversity), berupa keanekaragaman plasma nutfah jenis tanaman dengan berbagai varietas lokal yang memiliki karakeristik serta keunggulan spesifik.
  2. Kondisi ini ternyata belum dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat pembangunan subsektor hortikultura di Kalimantan Tengah. Beberapa permasalahan masih dihadapi oleh pelaku usaha hortikultura diantaranya : rendahnya produktivitas, lokasi yang terpencar, skala usaha sempit dan belum efisien, kebijakan dan regulasi di bidang perbankan, transportasi, dan ketersediaan pasar belum sepenuhnya mendukung kegiatan agribisnis hortikultura di tiap-tiap kabupaten/kota.
  3. Melalui pembinaan, pendampingan, penyuluhan dan bimbingan teknis, serta adanya fasilitasi bantuan pada kelompok tani, maka berbagai kesamaan dalam suatu wilayah tersebut diharapkan akan saling bersinergi sehingga akan membentuk kawasan hortikultura yang berisi berbagai aktifitas usaha agribisnis, mulai dari penyediaan benih/bibit, sarana produksi, budidaya, penanganan dan pengolahan pascapanen, pemasaran hasil produksi serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.
  4. Dalam rangka penyediaan benih buah bermutu guna mendukung pengembangan kawasan hortikultura, perlu dilakukan upaya pembinaan kepada produsen/penangkar serta institusi Balai Benih Hortikultura secara berjenjang. Untuk mewujudkannya, perlu memberdayakan para pelaku perbenihan setempat dengan mengoptimalkan semua fungsi dan aspek yang terkait pada kebijakan dan sistem yang digunakan, peraturan perundangan dan kelembagaan yang berperan.
  5. Dari hasil penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan luasan pertanaman di kawasan sentra pengembangan buah-buahan yang menggunaan benih tanaman buah bermutu, sehingga pada gilirannya kelak akan meningkatkan produksi dan mutu produk buah di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdaya saing dalam memenuhi permintaan pasar domestik maupun ekspor.
 
 
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Dinas Pertanian & Peternakan
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 1752 ]
Total Pengunjung: [ 19123429 ] /  Pemakai online:  3  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,062500] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::