Anda di ->Depan : Pusat Artikel : Opini Publik : Membangkitkan jiwa wirausaha di Kalteng
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 Membangkitkan jiwa wirausaha di Kalteng
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

  • Penulis: Pambudi
  • Di kirim oleh: imnida
  • diserahkan: 19/03/2012 15:28:43
  • Peremajaan terakhir: 30/03/2012 16:41:39
  • Di baca: 586 kali
  • Jenis_isi: text/html (6184 Bytes = 0 * 1 MB + 6184 Bytes)
  • Bertempat di: Pusat Artikel : Opini Publik

Seiring semakin bertambahnya jumlah pemuda di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan hidup karena terkejar kemajuan teknologi yang pesat, ternyata tidak diimbangi dengan peningkatan lahan-lahan pekerjaan pada industri-industri di daerah. Akibatnya, langsung maupun tidak langsung, banyak kaum muda Indonesia termasuk para sarjana yang mencari pekerjaan di kota-kota besar, dan sebagian besarnya mendaftar dan berharap diterima sebagai PNS di daerah-daerah. Bagi pemuda, yang telah menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi, sudah selayaknya memikirkan rakyat negeri ini dari keterpurukan hidup. Keterpurukan disini dari berbagai sisi, baik pendidikan dan ekonomi. Dan memang benar, keterpurukan pendidikan dan ekonomi bisa membangkitkan segala tindak kriminal dan perilaku buruk bahkan pengangguran.

 Data terakhir tingkat pengangguran di Indonesia pada Februari 2011 telah mencapai 6,8% atau sekitar 8,12 juta jiwa. Jumlah ini setara dengan 2x lipat penduduk negara Singapura. Kita sebagai mahasiswa, yang melalui masa-masa perjuangan di kampus dengan segudang idealisme muda dan kreativitas, tegakah terhadap rakyat ini? Tegakah membiarkan mereka yang pengangguran tanpa pekerjaan selagi mereka mampu bekerja? Tegakah terhadap diri sendiri yang memiliki kemampuan lebih namun hanya berlari kesana kemari mencari lowongan pekerjaan dan memenuhi antrean pendaftaran CPNS? Penulis : Pambudi, pemilik waralaba Radja Pizza http://www.radjapizza.com Jika demikian, ironis sekali bangsa ini, yang pemudanya tidak mampu untuk menggunakan kreativitasnya membangun bangsa, mulai dari hal kecil sekalipun.

Tidak perlu kita bermimpi sekaya Larry dan Sergey membuat Google di sebuah garasi, sekaya Bill Gates pendiri Microsoft, sekreatif Steve Jobs mendirikan Apple Inc., sesukses Mark Zuckerberg membuat Facebook, maupun orang pribumi David Kartono pendiri Axioo, jika kita sebagai pemuda masih saja berorientasi ‘lulus sekolah cari kerja’.

Oleh karena itu, terbangunnya mental pemuda untuk berwirausaha harus didorong oleh beberapa berbagai pihak: seperti pemerintah, pendidik dan motivasi pribadi. Para pendidik dan pemerintah diharapkan mampu memberi teladan usaha atau bisnis yang bisa dijadikan parameter oleh para pemuda sebagai lahan hidup yang halal dan berkesinambungan. Dan bagi para pemuda Indonesia, sangat diharapkan paham dan terpanggil akan kebutuhan bangsa ini untuk maju dan mampu menopang ekonomi rakyat dengan sebaik-baik dan berkelanjutan. Mental pemuda harusnya mendirikan lapangan pekerjaan, bukan mencari lowongan pekerjaan. Jika pemuda tidak memulainya dari sekarang, apakah perlu menunggu penyesalan di kemudian hari?

 

Pambudi

Pemilik peluang bisnis Radja pizza  (http://radjapizza.com/)

 
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
  - Lakip 2012
 
 
 Komentar Pembaca
 

  wirausaha di bidang pertanian by budysampurno @ August, 01 2012 13:43 [balas komentar] [lapor]

Seiring dengan naiknya harga kedelai yang disusul dengan demonstrasi pengrajin tahu tempe maka Gubernur Kalimantan Tengah menyatakan bahwa Kalteng siap dengan lahan seluas 150.000 ha. Ini adalah peluang dan tantangan bagi lulusan fakultas pertanian di palangkaraya dan banjarmasin untuk menjadi wirausaha di bidang pertanian.

Dalam hal ini pemerintah daerah provinsi atau kabupaten melaui bank pembangunan daerah dapat memberikan lahan dan kredit untuk membuka lahan serta saprodi yang diperlukan

 
 
 
 
Kembali ke Opini Publik
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 1721 ]
Total Pengunjung: [ 19077014 ] /  Pemakai online:  0  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,078125] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::