Anda di ->Depan : Berita : Pelindo III Perlu Tata Pelabuhan Kumai
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 Pelindo III Perlu Tata Pelabuhan Kumai
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

  • Penulis: Rovie Ardiandy
  • Di kirim oleh: dprd kalteng
  • diserahkan: 1/24/2012 8:51:24 AM
  • Peremajaan terakhir: 24/01/2012 8:51:24
  • Di baca: 695 kali
  • Jenis_isi: text/html (3986 Bytes = 0 * 1 MB + 3986 Bytes)
  • Bertempat di: Berita

Pelindo III Perlu Tata Pelabuhan Kumai

PALANGKA RAYA, Jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Kumai terus meningkat. Pelindo III perlu menata dan merenovasi pelabuhan ini.
 
DPRD Kalteng meminta PT Pelindo III untuk menata dan merenovasi Pelabuhan Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), guna memberikan pelayanan yang optimal kepada calon penumpang dan angkutan barang.

Menurut Ketua DPRD Kalteng Renhart Atu Narang, jumlah penumpang yang berangkat ke berbagai tujuan, terutama pada hari-hari besar meningkat hingga 3-4 ribu orang, bahkan melebihi kapasitas terminal sehingga perlu segera dilakukan penataan dan renovasi terminal.

Terkait dengan rencana promosi wisata, di mana Pelabuhan Kumai sebagai pintu gerbang masuknya turis dari berbagai negara mulai 2012, renovasi Pelabuhan Kumai sangat diharapkan. "Pada 2012, Kapal Urien Dua yang membawa sejumlah turis untuk melihat objek wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat, direncanakan melalui Pelabuhan Kumai," kata Atu, baru-baru ini.

Selain Pelabuhan Kumai, katanya, dalam kunjungan langsung ke lapangan DPRD Kalteng juga menyoroti Pelabuhan Roro. Sebagai pelabuhan bongkar buat barang, hingga kini Pelabuhan Roro belum difungsikan sebagaimana mestinya. "Konstruksi jembatan sudah retak, sarana utama maupun penunjang lainnya tidak tersedia. Diharapkan ketegasan dari pemerintah untuk dapat memberikan status pelabuhan tersebut," terangnya.

Keberadaan Pelabuhan Roro tersebut, jelas dia, selain untuk memperlancar arus barang dari luar Kalteng juga sebagai sarana distribusi hasil industri daerah agar lebih cepat memacu pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat. Secara terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng Panusunan Siregar mengatakan, kegiatan ekspor dan impor di Kalteng dilakukan melalui 3 pelabuhan utama, Kumai, Pangkalan Bun, dan Pelabuhan Sampit.
 

 
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Berita
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 1722 ]
Total Pengunjung: [ 19081404 ] /  Pemakai online:  0  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,070313] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::