BURUNG HANTU
(Titto alba)
PENGENDALI HAMA TIKUS PADA PERKEBUNAN
KELAPA SAWIT
 
MENGAPA BURUNG HANTU ?
 
Burung Hantu (Titto alba) adalah jenis burung pemangsa pada malam hari. Makanan yang dimakan berupa Tikus, Ikan, Belalang, Jangkrik dll. Dijumpai di wilayah hutan, rawa, danau dan sungai. Berkembang biak cara bertelur. Memiliki sifat yang khas yaitu dapat menakut-nakuti orang yang ada disekitar kawasannya.
Dalam hal tertentu bersifat ganas, pada malam hari dapat menyambar orang-orang yang tidak dikehendakinya.
Karena sifat memangsa Tikus, saat ini Burung Hantu dimanfaatkan, dikembangbiakan dan dilepas pada wilayah-wilayah perkebunan Kelapa Sawit. Burung Hantu yang dilepas akan memangsa Hama Tikus yang ada di Perkebunan Kelapa Sawit.
Burung Hantu sangat efektif memangsa tikus. Dengan melepas Burung Hantu di Perkebunan Kelapa Sawit secara nyata dapat menekan serangan hama tikus. Berdampak Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang dihasilkan sempurna, tidak mengalami perusakan oleh tikus.
Tikus adalah hama yang memakan TBS Kelapa Sawit. TBS yang dimakan Tikus sesuai standart RSPO (Roundtable on Sustainability Palm Oils) tidak layak diolah menjadi minyak konsumsi bagi Manusia.
 
JENIS-JENIS BURUNG HANTU DI KALIMANTAN TENGAH
 
1.      BURUNG MANGKUNG (Bentuk Muka Seperti Kucing). Hidup di daerah Rawa, Pasang Surut dan Danau. Pemakan Tikus, Ikan. Daerah Penyebaran yaitu wilayah Kalimantan Tengah bagian Selatan hingga Bagian Tengah.
2.      BURUNG BUAK (Bentuk Muka Seperti Kucing, bila dibandingkan dengan Burung Mangkung bertubuh lebih kecil). Hidup di daerah-daerah basah hingga kering.
3.      BURUNG KATATUPI (Bentuk muka seperti topi bertanduk dua). Daerah penyebaran yaitu pada danau, sungai di wilayah tengah hingga utara Kalimantan Tengah.
4.      BURUNG KANGKAMIAK (Bersifat Ganas, Liar dan Menyambar). Sebarannya terdapat pada wilayah Tengah hingga Utara Kalimantan Tengah.
5.      BURUNG TAMBALUI (Bertubuh besar seperti Ayam). Penyebarannya terdapat pada wilayah Tengah hingga ke Utara Kalimantan Tengah.
 
Semua Burung tersebut adalah Burung Malam yang makanannya berupa Tikus, Ikan, Belalang, Jangkrik dll.
BURUNG MANGKUNG
 
Hasil eksplorasi yang dilakukan, Burung Hantu (Mangkung) terdapat pada wilayah Selatan hingga Tengah Provinsi Kalimantan Tengah. Makanan utama yang dimakan berupa Tikus, Ikan, Ular, Jangkrik, Belalang dll. Pada saat musim ikan kecil yang melimpah pada sungai dan danau seperti Ikan Saluang, burung ini sering dijumpai dan ditangkap menggunakan jaring. Bersifat pemangsa dan ganas.
Burung ini dapat dipelihara, namun kurang diminati. Hanya orang-orang tertentu yang mau memeliharanya. Disebabkan di Kalteng terdapat Fameo; Bila Burung ini bersuara pada malam hari, pertanda terjadinya kematian di wilayah tersebut.
Burung Hantu dari Alam masih bisa didapat. Jumlahnya tidak begitu banyak. Populasinya terus menerus mengalami penurunan dan cenderung mengalami kepunahan. Terjadi karena habitatnya mengalami gangguan seperti kebakaran, deforestery, ilegal fishing, ilegal maining dan okupasi penduduk.
Burung hantu dapat dipelihara. Pada generasi pertama, burung dipelihara dalam kandang. Selanjutnya anakan-anakan yang diperoleh dapat dipelihara seperti pemeliharaan burung Merpati.
 
UPAYA PENYELAMATAN BURUNG HANTU
 
Untuk Penyelamatan Burung Hantu di Kalimantan Tengah perlu diupayakan Penangkarannya. Hasil Penangkaran dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan hama Tikus pada Perkebunan Kelapa Sawit. Karena Burung Hantu sangat menyukai Tikus.
Balai Perlindungan Perkebunan dan Pengawasan Benih Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah memiliki kepentingan untuk melakukan penangkaran dan pelestariannya. Namun masih mengalami keterbatasan keahlian maupun pendanaan.
Upaya menangkap Burung Hantu, Memelihara dan Menangkarkannya harus secepatnya kita lakukan. Potensi ini layak dikerjakan. Balai Perlindungan Perkebunan dan Pengawasan Benih sampai saat ini telah menangkap 5 ekor Burung Hantu, 2 ekor mengalami kematian karena stres dan 3 ekor masih dalam proses Adaptasi. Jenis yang ditangkap adalah Burung Mangkung.
 
EKSPLORASI JENIS-JENIS BURUNG HANTU LAINNYA
 
Masih diperlukan upaya menangkap Burung Hantu Jenis Katatupi, Kangkamiak, Tambalui dan Buak. Jenis burung ini harus kita miliki untuk selanjutnya dapat diteliti kelayakan dan efektifitasnya dalam mengendalikan hama-hama perkebunan. Pemahaman, Pengembangan dan Penelitian tentang Dunia Burung Hantu di Kalimantan Tengah masih sangat terbatas. Siapa yang ingin membantu?.
 

 

GAMBAR-GAMBAR BURUNG HANTU (MANGKUNG)
 

BURUNG HANTU (MANGKUNG) BERKELAMIN BETINA. DALAM PROSES ADAPTASI DALAM KANDANG. DITANGKAP PADA BULAN SEPTEMBER 2009 DI WILAYAH PULANG PISAU.

BURUNG HANTU (MANGKUNG) BERKELAMIN JANTAN. DALAM PROSES ADAPTASI DALAM KANDANG. DITANGKAP PADA BULAN SEPTEMBER 2009 DI WILAYAH PULANG PISAU

 

BURUNG HANTU (MANGKUNG) INI MEMERLUKAN PERLINDUNGAN KITA. UPAYAKAN PENANGKARANNYA. DIPERLUKAN KEPEDULIAN KITA SEMUA. KALIMANTAN TENGAH MEMILIKI POTENSI BESAR. AKAN PUNAH BILA TIDAK MULAI DARI SEKARANG.