STANDART NASIONAL INDONESIA (SNI) BAHAN OLAH KARET

1.      Ruang Lingkup
Standar ini meliputi definisi, syarat mutu.
2.      Definisi
Bahan Olah Karet (Bokar) adalah Lateks kebun dan kumpulan Lateks kebun yang diperoleh dari pohon Karet (Hevea brasiliensis).
3.      Syarat Mutu
3.1.      Persyaratan Kualitatif
a.  Lateks Kebun
Ø      Tidak boleh dicampur dengan air, bubur Lateks ataupun serum Lateks.
Ø      Tidak boleh memasuki benda-benda lain seperti kayu atau kotoran lain.
Ø      Tidak terlihat adanya kotoran.
Ø      Berwarna putih dan bau segar.
b.   Lateks Kebun
Ø      Digumpalkan hanya dengan asam semut atau gumpalan alamiah Lateks kebun didalam wadah sadap.
Ø      Tidak boleh dicampur dengan gumpalan yang tidak segar.
Ø      Gumpalan dapat digiling atau dikempa untuk mengeluarkan air/serum.
Ø      Tidak terlihat adanya kotoran.
Ø      Selama penyimpanan tidak boleh direndam dalam air atau terkena sinar matahari langsung.
3.2.      Persyaratan Kuantitatif

 
No.
 
Jenis Uji
 
Satuan
Persyaratan
Lateks kebun
Sit
Slab
Lump
1.
Karet kering (K) (min)
Mutu I
Mutu II
 
%
%
 
28
20
 
-
-
 
-
-
 
-
-
2.
Ketebalan (T) (maks)
Mutu I
Mutu II
Mutu III
 
mm
mm
mm
 
-
-
-
 
3
5
10
 
50
100
150
 
50
100
150
3.
Kebersihan
 
-
Tidak terdapat kotoran
Tidak terdapat kotoran
Tidak terdapat kotoran
Tidak terdapat kotoran
4.
Koagulan
-
-
Asam Semut
Asam Semut/ lamiah
Alamiah

STANDART NASIONAL INDONESIA (SNI) MINYAK KELAPA SAWIT
1.   Ruang Lingkup
Standar ini meliputi definisi, syarat mutu, syarat penandanan dan cara pengemasan.
2.      Definisi
Minyak Kelapa Sawit adalah minyak yang diperoleh dari proses pengempaan daging tanaman Elaeis Guineensis Jacg.
3.      Jenis Mutu
Minyak Kelapa Sawit digolongkan dan satu jenis mutu dengan nama Sumatra Palm Oil.
4.      Syarat Mutu

No.
Kriteria Uji
Syarat
Cara Pengujian
1.
Warna
Kuning jingga sampai hingga kemerah-merahan
Visual
2.
Asam lemak bebas (sebagai asam palmiat, % (bobot/bobot), Maks
5,00
BS  684 - 1958
3.
Kadar kotoran, % (bobot/bobot), Maks
0,05
SNI 01 - 3184 - 1992
4.
Kadar air % (bobot/bobot), Maks
0,45
BS 684 - 1958

  1. Syarat Penandaan
Untuk setiap pengirim pada bagian drum harus dicantumkan keterangan antara lain sebagai berikut :      
a.       Produce Of Indonesia
b.      Nama Perusahaan
c.       Nama Barang
d.      Nomor Drum
e.       Nomor Kemasan
f.        berat Bersih
g.       Berat Kotor
h.       Tujuan
  1. Cara Pengemasan
Minyak Kelapa Sawit disajikan dalam wujud cairan kental dikemas dalam drum bersih dan kering berukuran 200 liter dengan head space 5 – 10 persen atau in bulk.

 
STANDART NASIONAL INDONESIA (SNI) MINYAK KELAPA
1.      Ruang Lingkup
Standar ini meliputi definisi, syarat mutu.
2.      Definisi
Minyak Kelapa adalah minyak yang diperoleh dengan cara mengepres Kopra yang telah dikeringkan atau hasil ekstraksi bungkil Kopra.
3.      Syarat Mutu
Spesifikasi Mutu

 

 

No.

 
Jenis Uji
Satuan
1.
Air
Maks 0,5 %
2.
Kotoran
Maks 0,05 %
3.
Bilangan jod (g jog/100 g contoh)
8 – 10,0
4.
Bilangan penyabunan (mg/KOH/g contoh)
225 - 265
5.
Bilangan peroksida (mg oksigen/g contoh)
Maks 5,0
6.
Asam lemak bebas
Maks 5 %
7
Warna
Normal
8.
Minyak Pelikan
Negatif

STANDART NASIONAL INDONESIA (SNI) KOPRA

1.      Ruang Lingkup
Standar ini meliputi definisi, syarat mutu, syarat penandaan dan cara pengemasan.
2.   Definisi
Kopra adalah bagian daging buah tanaman Kelapa (Cocos Nufifera Linn) yang dikeringkan dengan penjemuran, pengasapan atau pengeringan mekanis lainnya.
3.   Syarat Mutu
3.1.   Kopra digolongkan menjadi 3 (tiga) yaitu :
a.   Mutu A (Kopra siap dikapalkan)
b.   Mutu B (Kopra kering)
c.   Mutu C (Kopra cukup kering)
3.2.   Mutu A dibedakan menjadi
a.   Mutu AI
b.   Mutu AII
4.      Syarat Mutu        
Spesifikasi Persyaratan Mutu

 
No.
 
Jenis Uji
 
Satuan
Persyaratan Mutu
 
A
 
B
 
C
 
 
 
I
II
1.
Kadar Air (b/b) Maks
%
5
5
8
12
2.
Kadar Minyak (b/b) Min
%
65
60
55
50
3.
Kadar Asam Lemak Bebas dalam minyak (asam larut) (b/b) Maks
%
 
2
 
2
 
3
 
4
4.
Benda asing (b/b) Maks
%
0
1
1
1
5.
Bagian berkapang (b/b Maks
%
2
2
3
3
6.
Bagian berhama (b/b) Maks
%
 
 
 
 
7.
Bagian cacat (b/b) Maks
%
 
 
 
 

5.      Syarat Mutu        
Untuk setiap pengiriman pada bagian luar pembungkus harus dicantumkan keterangan antara lain sebagai berikut :
5.1.      Produce Of Indonesia
5.2.      Nama barang
5.3.      Nomor kemasan
5.4.      Berat bersih
5.5.      Negara tujuan