Kegiatan yang dilaksanakan dalam Tahun 2001 antara lain adalah mengembangkan dan
melestarikan Bahan Pustaka, memberikan pelayanan perpustakaan, pembinaan
perpustakaan dan pengolahan serta pengelolaan arsip.
Kondisi Awal
Sebelumnya Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Kalimantan Tengah
terdiri dari 2 (dua) Instansi yaitu Perpustakaan Nasional Propinsi Kalimantan
Tengah dan Arsip Daerah pada Pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah. Dengan
Peraturan Daerah Propinsi Kalimantan Tengah Nomor : 9 Tahun 2000, tentang
Lembaga Teknis Daerah, maka Perpustakaan Nasional Propinsi Kalimantan Tengah dan
Arsip Daerah Propinsi Kalimantan Tengah bergabung menjadi 1 (satu) Lembaga
Teknis dengan nama Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Kalimantan
Tengah.
Organisasi dan tatakerja Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Kalimantan
Tengah telah tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 33
Tahun 2001, dengan tugas pokok membantu Gubernur dalam melaksanakan kewenangan
desentralisasi dan dekosentrasi dibidang Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Realisasi yang dapat dilaksanakan:
Pengembangan dan pelestarian bahan pustaka :
1). Telah tersusun daftar/judul buku terpilih 1 naskah untuk pengadaan rutin
tahun 2001;
2). Telah diadakan buku sejumlah 2.000 eksemplar terdiri dari 500 judul untuk
tahun 2001;
3). Telah diadakan Hunting Deposit sebagai pelaksanaan UU No.4 Tahun 1990
sejumlah 325 eksemplar;
4). Telah diterima sumbangan buku sebanyak 405 eksemplar;
5). Telah diadakan surat kabar sebanyak 405 eksemplar;
6). Telah diproses buku sebanyak 2.750 eksemplar sesuai peraturan
Perpustakaan;
7). Telah dijilid surat kabar sebanyak 40 jilid dan majalah sebanyak 20 jilid
8). Telah difumigasi buku sebanyak 13.500 eksemplar dan buku diperbaiki 3.500
eksemplar;
9). Telah diterbitkan Daftar Tambahan Buku Tahun 2001.
Pelayanan Perpustakaan :
1). Telah dibuat 2.687 kartu anggota bagi pemohon anggota
Perpustakaan;
2). Telah dilayani pengunjung sebanyak 82.716 orang;
3). Telah dilayani peminjam sebanyak 33.762 orang;
4). Telah dilayani 7.413 orang pada pelayanan rujukan;
5). Buku dibaca selama tahun 2001 sebanyak 108.693 eksemplar;
6). Buku dipinjam selama tahun 2001 sebanyak 60.800 eksemplar.
Pembinaan Perpustakaan :
1). Telah dilaksanakan pembinaan terhadap 5 Perpustakaan Umum/ Kabupaten,
masing-masing sebanyak 2 kali, 2 hari setiap kali pembinaan;
2). Melaksanakan magang bagi petugas Perpustakaan Set DPRD Kota Palangka Raya,
STIE Sampit, Set DPRD Propinsi Kalimantan Tengah, pusat data elektronika,
kearsipan dan Perpustakaan Propinsi Kalimantan Tengah;
3). Memberikan bantuan buku-buku sejumlah 1.000 eksemplar bagi 6 Perpustakaan
Umum Kabupaten/Kota;
4). Mengadakan kerjasama dengan berbagai Perpustakaan dalam rangka penyusunan
Nomor Pokok Perpustakaan;
5). Promosi Perpustakaan melalui siaran RRI sebanyak 12 kali dan TVRI Palangka
Raya 1 kali;
Pengolahan dan Pengelolaan Arsip dan Buku-buku :
1). Telah dikelola dan diolah arsip 17.867 berkas, 272 berkas 53 box;
2). Telah disusun buku-buku masuk sebanyak 7.843 eksemplar yang ditempatkan pada
rak-rak;
3). Telah dibuat daftar pertelaan arsip sebanyak 1 naskah terdiri dari 17.867
DPAS;
Proyek Kearsipan Daerah :
1). Pengadaan Perlengkapan berupa 2 unit AC split;
2). Telah dilaksanakan sosialisasi dan petunjuk teknis penataan arsip;
3). Telah terlaksana operasional pemeliharaan dan perbaikan komputer;
4). Telah terlaksana penataan arsip melalui padat karya.
Penilaian antara Program dan Realisasi :
A. Program Rutin
Setelah dievaluasi pelaksanaan Program Rutin Tahun 2001 ternyata dapat
dievaluasi semuanya, baik program yang bersifat admnistratif maupun yang
sifatnya teknis pengolahan dan pengelolaan arsip, sehingga menurut penilaian
dari program rutin berjalan 100 %.
B. Program Pembangunan
Proyek Kearsipan Daerah Propinsi Kalimantan Tengah yang terdiri dari 6 Program,
ternyata ada satu program yang tidak terlaksana, yaitu penilaian dan pemusnahan
arsip. Oleh sebab itu Program Kearsipan daerah yang terdiri dari 6 Program hanya
terlaksana 5 Program. Hal ini terjadi karena arsip yang masuk pada Badan
Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Kalimantan Tengah setelah diolah dan
dikelola belum ada yang dapat dimusnahkan sesuai Peraturan Perundang-undangan
Kearsipan
Oleh sebab itu penilaian antara Program dan Realisasi adalah
5 x 100 = 83,33 %.
6
Penilaian antara Program dan Realisasi
Program Rutin yang terealisasi 100 %, dan Program Pembangunan hanya 83,33 %,
maka nilai program dan terealisasi menjadi :
100 % + 83,33 % = 91,65 %.
2
Permasalahan yang dihadapi dan langkah-langkah penanggulangan
Permasalahan yang dihadapi saat ini, ialah kurangnya tenaga fungsional arsiparis
baik kuantitas maupun kualitasnya yang diharapkan mampu untuk mengolah dan
mengelola arsip. Untuk itu diambil langkah-langkah penanggulangan berupa
prioritas bagi pegawai mengikuti Diklat Teknis Kearsipan di Jakarta yang
nantinya diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan pengolahan dan pengelolaan.
|
a. PROGRAM KERJA
Program kerja pengembangan, pendaya-gunaan dan pembinaan perpustakaan serta
pengelolaan dan penataan arsip-arsip masuk adalah upaya meningkatkan pelayanan
perpustakaan yang semakin baik serta arsip sebagai substansi informasi yang
dapat memenuhi kebutuhan masyarakat banyak dalam rangka meningkatkan minat dan
kebiasaan mencari informasi ilmu pengetahuan melalui perpustakaan dan arsip.
Program kerja Proyek Pembinaan Perpustakaan dan Arsip Daerah adalah upaya
menunjang kegiatan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Kalimantan
Tengah mencakup pengadaan sarana prasarana, pendidikan dan pelatihan teknis
perpustakaan serta promosi di bidang perpustakaan.
b. PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Kesekretariatan
Pelaksanaan Kesekretariatan mencakup tugas-tugas umum, kepegawaian dan
keuangan.
2. Pengembangan, Pendayagunaan, Pembina-an Perpustakaan serta Pengolahan dan
Penataan Arsip
Adapun kegiatan pengembangan, pendayagunaan, pembinaan perpustakaan serta
pengolahan dan penataan arsip masuk meliputi :
a. Pengembangan koleksi perpustakaan melalui pengadaan, sumbangan para
penerbit, serta melalui pelaksanaan UU Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan
Karya Cetak dan Karya Rekam;
b. Merawat koleksi perpustakaan dan arsip;
c. Melaksanakan pelayanan perpustakaan;
d. Menerbitkan bahan-bahan rujukan perpustakaan
e. Pembinaan Perpustakaan Umum, pendataan berbagai jenis perpustakaan serta
pelaksanaan pendidikan dan pelatihan teknis perpustakaan;
f. Pengolahan dan pengelolaan arsip-arsip masuk.
3. Proyek Pembinaan Perpustakaan dan Arsip Daerah telah melaksanakan kegiatan
:
Proyek Pembinaan Perpustakaan dan Arsip Daerah telah melaksanakan
kegiatan-kegiatan :
a. Pelaksanaan administrasi, pengadaan sarana prasarana;
b. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan teknis perpustakaan;
c. Memasyarakatkan perpustakaan melalui siaran dan bahan rujukan;
d. Pelaksanaan pembinaan perpustakaan dan penataan arsip.
e. HASIL YANG DICAPAI
Adapun hasil yang dicapai :
a. Telah diterima sumbangan buku dari penerbit sejumlah 525 eksemplar, dan
melalui pelaksanaan UU Nomor 4 Tahun 1990 sejumlah 537 eksemplar, dalam rangka
pengembangan koleksi perpustakaan;
b. Telah diadakan 2.132 eksemplar surat kabar lokal dan nasional yang terdiri
dari 7 surat kabar setiap harinya;
c. Telah dijilid surat kabar sebanyak 40 jilidan dan majalah 20 jilidan;
d. Telah difumigasi buku sejumlah 15.000 eksemplar dan buku rusak yang
diperbaiki sejumlah 5.000 eksemplar;
e. Pelayanan perpustakaan :
- Pengunjung perpustakaan pada tahun 2002 berjumlah 111.832 orang
- Peminjam buku pada tahun 2002 berjumlah 19.729 orang
- Buku dibaca pada tahun 2002 berjumlah 174.631 eksemplar
- Buku dipinjam pada tahun 2002 berjumlah 35.571 eksemplar
- Anggota baru perpustakaan pada tahun 2002 berjumlah 3.156 orang
f. Telah dilaksanakan pembinaan terhadap Perpustakaan Umum di 5 Kabupaten,
dan telah didata sejumlah 279 perpustakaan dalam rangka penyusunan Nomor Pokok
Perpustakaan (NPP);
g. Telah diolah dan dikelola arsip masuk sebanyak 19.768 lembar beserta
lampirannya yang dipisah-pisah menurut kelompoknya, dan dimasukkan ke dalam 55
box arsip.
f. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI
Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program kegiatan Badan
Perpustakaan dan Arsip Daerah pada tahun 2002, ialah tenaga Pustakawan terutama
dari segi kualitasnya, serta tenaga Arsiparis baik kuantitas maupun kualitasnya
masih jauh dari harapan.
g. PEMECAHAN MASALAH
Mengikutsertakan para Pustakawan, Arsiparis dan Calon Arsiparis mengikuti
Pendidkan dan Pelatihan Kepustakawanan dan Kearsipan yang dilaksanakan oleh
Perpustakaan Nasional RI maupun Arsip Nasional RI di Jakarta, dengan harapan
kebutuhan Pustakawan maupun Arsiparis baik kuantitas maupun kualitasnya makin
lama makin terpenuhi.
Ke Tahun 2003 ......... |