PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Dalam tahun 2001, kegiatan yang diprioritaskan adalah penelitian/pengkajian di Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) untuk menunjang Loan ADB, menyangkut komoditi unggulan dan sistem usaha tani (labi-labi, kambing, babi, buah-buahan, rumbia dan galam, tanaman hias. Permasalahan yang menonjol yang dihadapi adalah kurangnya tenaga ahli (peneliti). Untuk itu diusulkan agar dibentuk Dewan Pakar.   Sebagaimana program yang telah disusun dan realisasi antara penerimaan dan pengeluaran, maka program kegiatan yang disusun guna menunjang pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi BALITBANGDA Propinsi Kalimantan Tengah untuk Tahun 2001 telah dapat dilaksanakan dengan baik dengan beberapa kegiatan sebagai berikut :   a). Studi Banding Dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan bagi para pegawai, maka beberapa orang telah ditugaskan untuk mengikuti kegiatan studi banding dan konsultasi ke LIPI, LITBANG DEPDAGRI, BANDIKLAT DEPDAGRI, Perguruan Tinggi tertentu dan keluar daerah lainnya diantaranya ke Semarang, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Pekan Baru, Batam, Surabaya, Kalimantan Timur dan beberapa Kabupaten di Kalimantan Tengah. b). Pendidikan dan Pelatihan Untuk meningkatkan kinerja aparatur dalam melaksanakan tugasnya, ada beberapa pegawai yang diikut sertakan dalam program pendidikan baik Diklat Penjenjangan maupun Teknis Fungsional yang terdiri dari : Diklat Penjenjangan * ADUM 1 Orang * SPAMA 1 Orang

Diklat Teknis Fungsional * Kursus Manajemen Proyek (KMP) 2 Orang * Kursus Bendaharawan Proyek (KBD) 1 Orang * Diklat Fungsional Penelitian (DFP) 1 Orang * Kursus Metodologi Penelitian Dasar Bagi Fungsional Peneliti dan Pegawai BALITBANGDA (kerjasama dengan UNPAR) 30 Orang   c). Seminar, Lokakarya dan Rapat Kerja a) Seminar Dalam rangka memantapkan kinerja Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Propinsi Kalimantan Tengah, beberapa pejabat di lingkungan BALITBANGDA telah mengikuti beberapa kegiatan baik pada tingkat daerah, regional maupun nasional yaitu antara lain mengikuti seminar tentang sosialisai program RUTI dan program intensif lainnya (RUT,RUK dan lain – lain) dari Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi di Universitas Mulawarman di Samarinda. v Seminar Nasional Penelitian dan Pengembangan Pertanian di Lahan Rawa pada tanggal 6 – 9 Nopember 2001 di Pekan Baru v Seminar Hasil –hasil Penelitian dan Pengembangan Pertanian BPTP Propinsi Kalimantan Tengah bulan Oktober 2001 v Sosialisasi Litbang Pertanian dalam era Otonomi Daerah di Palangka Raya pada tanggal 21 Juni 2001 b. Rapat Kerja Guna meningkatkan kompetensi Badan Litbang Daerah dalam rangka penyelenggaraan Otonomi Daerah telah dilaksanakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Penelitian dan Pengembangan Tahun 2001 yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 12 - 15 Nopember 2001 kegiatan ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun, dimana BALITBANGDA Propinsi Kalimantan Tengah juga mengikuti RAKERNAS ini.   4) Jaringan Penelitian Dalam tahun 2001 ini telah diikuti rapat konsultasi JARLIT Penelitian Bidang Pendidikan pada bulan Juni 2001 di Banjar Masin, dan diadakan Penelitian Kebijakan bidang Pendidikan di Propinsi Kalimantan Tengah dalam rangka penetapan kebijakan dan strategi yang ditempuh di bidang pendidikan untuk mengembangkan sistem pendukung kebijakan pimpinan di bidang pendidikan di Propinsi Kalimantan Tengah.   5) Penelitian / Pengkajian di BPTP untuk menunjang LOAN ADB sebanyak 5 (lima) judul – judul berikut : v Uji adaptasi rehabilitasi lahan dengan komoditas yang di adaptif (Rumbia dan Galam) v Karaterisasi dan Pembenihan Labi –labi di Kalimantan Tengah v Karakterisasi komoditas unggulan hortikultura (buah-buahan) di Kabupaten Kapuas. v Karakterisasi dan adaptasi budidaya tanaman hias (bunga-bunga) lokal dan introduksi di Kalimantan Tengah. v Pengkajian Teknologi sistem usaha tani ternak kambing dan babi di Kalimantan Tengah. v Seminar / Lokakarya kebijakan perencanaan pembangunan.  

b. Permasalahan yang dihadapi dan rencana penanganannya Didalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi BALITBANGDA sudah tentu memerlukan dukungan berbagai faktor, baik yang menyangkut Personil, Anggaran Biaya, Sarana maupun Prasarana. Personil yang ditempatkan pada BALITBANGDA Propinsi Kalimantan Tengah terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan, maupun pengalaman kerja yang berbeda, maka sangat dibutuhkan adanya penyatuan visi atau pemahaman yang sama tentang bidang tugas yang dilaksanakan terutama yang menyangkut tugas pokok dan fungsi sebagai pembantu Gubernur dalam menentukan kebijaksanaan dalam bidang Penelitian dan Pengembangan Daerah. Sehingga memerlukan tenaga pegawai yang kreatif, berdedikasi tinggi dan berkualitas. Kurangnya anggaran biaya yang dialokasikan baik untuk biaya operasional maupun untuk kepentingan penelitian dan pengembangan. Belum tersedianya sarana mobilitas baik kendaraan roda 2 (dua) maupun roda 4 (empat) untuk menunjang kegiatan sehari – hari. Pemecahan masalah. Sebagai usaha pemecahan masalah diatas maka diambil beberapa langkah penanganannya antara lain sebagai berikut : v Untuk mengatasi masalah personil, memerlukan penambahan tenaga pegawai yang dianggap cukup berkualitas dan memiliki disiplin ilmu serta pengalaman kerja yang dapat menunjang kinerja BALITBANGDA. v Diperlukan adanya Dewan Pakar yang akan ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur, untuk menangani yang bersifat insidentil dan strategis yang tugasnya memberikan masukan dalam pengambilan kebijakan dengan pengadaan dana, sarana/prasarana yang memadai.

 
A. Kegiatan Pembangunan Litbang

- Proyek Peningkatan Fasilitas dan Prasarana Fisik Balitbangda Propinsi Kalimantan Tengah Rp.445.000.000,00. Dengan realisasi penggunaan Rp. 444.280.350,00 (Empat ratus empat puluh empat juta dua ratus delapan puluh ribu tiga ratus lima puluh rupiah) atau 99,83 %

- Proyek Penelitian dan Pengembangan Daerah Tersebar di 6 (enam) Kabupa-ten/Kota : Anggaran yang tersedia Rp.500.000.000,00 Dengan realisasi penggunaan Rp.499.900.996,00 (Empat ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus ribu sembilan ratus sembilan puluh enam rupiah) atau 99,96 %

B. PELAKSANAAN KEGIATAN DAN JARINGAN PENELITIAN

Dalam tahun anggaran 2002 kegiatan Penelitian dan Pengembangan sebagai berikut :

a. Pendidikan dan Latihan. 1. Pelatihan Metodologi Penelitian Tingkat Lanjutan yang dilaksanakan oleh Balit-bangda Propinsi Kalimantan Tengah, dengan bekerjasama dengan pihak Universitas Palangka Raya, yang diikuti oleh pegawai dilingkungan Balitbangda Propinsi Kalimantan Tengah sebanyak 30 orang.

2. Bimbingan Teknis bagi Pengurus Barang Propinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada tanggal 11 dan 12 Nopember 2002. diikuti oleh 1 orang pegawai.

3. Pelatihan Bahasa Inggris Bagi Tim Pengelolaan Sumber Daya Pesisir yang dilaksanakan dari tanggal 17 Oktober s/d 17 Desember 2002 diikuti oleh 2 orang pegawai.

b. Pelayanan izin penelitian

Setiap penelitian dalam wilayah Propinsi Kalimantan Tengah yang dilakukan baik oleh perorang, instansi pemerintah maupun swasta diharuskan untuk memperolah izin penelitian dari Gubernur cq. Balitbangda Propinsi Kalimantan Tengah. Dasar dari pemberian izin tersebut adalah Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 42 Tahun 2002 Tanggal 25 Pebruari 2002.

Dalam tahun 2002 telah diterbitkan sebanyak 394 Surat Izin Penelitian, yang terdiri dari : a. Perguruan Tinggi = 368 buah. b. Instansi Pemerintah = 19 buah. c. Lembaga lainnya = 7 buah.

c. Pembentukan Dewan Pakar.

Untuk meningkatkan kualitas penye-lenggaraan penelitian dan pengembangan dilingkungan Pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah, maka dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor : 112 Tahun 2002 telah dibentuk Dewan Pakar yang beranggotakan sebanyak 20 orang.

Adapun tugas dari Dewan Pakar tersebut adalah : 1. Mengkaji dan menilai rencana usulan penelitian dan pengembangan yang diajukan satuan organisasi dilingkungan Pemerintah Propinsi. 2. Memberikan pendapat dan saran kepada Gubernur cq. Kepala Balitbangda sebagai pertimbangan dalam memberikan reko-mendasi. 3. Mengkaji dan menilai hasil-hasil peneli-tian sebelum menjadi laporan akhir.

d. Sosialisasi hasil-hasil penelitian.

Menyadari bahwa hasil-hasil penelitian akan kurang berarti jika tidak disosiali-sasikan/dipublikasikan, dimanfaatkan dan diterapkan. Oleh karena itu sesuai tugas dan fungsinya maka Balitbangda Propinsi Kalimantan Tengah dengan keterba-tasan sarana dan prasarana mencoba untuk melakukan penerbitan buku yang berisikan kompilasi judul-judul penelitian yang dilaku-kan oleh instansi-instansi dilingkungan peme-rintah propinsi, sebagai referensi bagi para peneliti dan anggota masyarakat calon penilai hasil-hasil penelitian.

e. Seminar, Lokakarya dan Rapat Kerja. a. Lokakarya. • Sosialisasi Penelitian dan Pengembang-an di Palangka Raya pada tanggal 10 Juni 2002. Yang dihadiri oleh Kepala Balitbangda Depdagri. • Lokakarya Polutan Mercury di Perairan di Kalimantan Tengah tanggal 26 Juni 2002. • Lokakarya Inventarisasi dan Identifikasi Sumber Daya Pesisir dan Laut di Kali-mantan Tengah pada tanggal 17 Juli 2002.

b. Rapat Kerja.

• Rapat Koordinasi Jaringan Penelitian Tahun 2002 tanggal 4 – 20 Mei 2002 di Manado. • Rapat Koordinasi Teknis Penelitian dan Pengembangan yang dilaksanakan oleh Depdagri di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2002. • Pentaloka Litbang Sistem Kependudukan di Jakarta pada tanggal 9 s/d 11 Juni 2002. • Rapat Dewan Pakar Daerah tanggal 2 Juli 2002 yang membahas antara lain - Rencana pembentukan Dewan Riset Daerah. - Polutan Mercury - Ilegal Logging. - Otonomi Daerah dan Pemekaran Wilayah.

• Simposium Nasional Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Tahun 2002 di Pakan Baru, Propinsi Riau pada tanggal 31 Oktober 2002.

• Rapat Kerja Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan se Indonesia di Pekan Baru, Propinsi Riau pada tanggal 1 Nopember 2002.

f. Jaringan Penelitian.

Dalam tahun 2002 ini telah diikuti Rapat Konsultasi Jaringan Penelitian (JARLIT) Penelitian Bidang Pendidikan pada tanggal 26 s/d 30 Juni 2002 di Manado Sulawesi Utara, dan telah diadakan Penelitian Kebijakan bidang Pendidikan di Propinsi Kalimantan Tengah dalam rangka penetapan kebijakan dan strategi yang ditempuh di bidang pendidikan untuk mengembangkan sistem pendukung kebijakan pimpinan di bidang pendidikan di Propinsi Kalimantan Tengah.