Pariwisata dan Seni Budaya

 

Peta Tujuan Wisata Kalimantan Tengah

PARIWISATA DAN SENI BUDAYA

1. Kondisi Awal Tahun 2003

Seperti yang telah kita ketahui kondisi kepariwisataan di Kalimantan Tengah mengalami kondisi yang kondusif dan lesu akibat beberapa peristiwayang terjadi diluar negari maupun di dalam negari secara pesat sehingga kita berusaha untuk meningkatkan dan mengalakan sektor pariwisata kita bisa bangkit dan kita proyeksi menjadi sektor andalan yang mampu mengalakan kegiatan ekonomi dengan kegiatan lainnya sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat, pendapatan daerah, pendapatan Negara, penerimaan devisa, kesempatan berusaha dan lapangan kaerja pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kalimantan Tengah memiliki sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat dunia yang memerlukan pariwisata sebagai alternative pengimbang dalam kehidupan mereka.

Kita mempunyai daya tarik banyak dengan mutu yang cukup tinggi sehingga diyakini akan dapat memenuhi harapan dan keinginan serta kebutuhan pariwisata.

Kondisi ini kita harapkan dan kebutuhan wisatawan inilah yang dimanfaatkan sebagai peluang dan penambahan kesempatan berusaha dan lapangan kerja yang semuanya memberikan dampak Positif bagi pendapatan masyarakat, pendapatan daerah secara khusus (wisman) meningkatkan perolehan devisa yang pada akhirnya meningkatkan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

2. Input/Masukan Tahun 2003

Untuk mendukung pelaksanaan Pembangunan Pariwisata dan Seni Budaya Tahun 2003 Input yang digunakan antara lain sumber daya manusia yang dimiliki Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Propinsi Kalimantan Tengah sebagai obyek wisata dan sarana/prasarana pendukung pariwisata dan seni budaya serta sumber dana yang diperoleh pada tahun anggaran 2003 dari APBD sebesar 2.106.000.000,- (dua milyar seratus enam puluh juta rupiah) melalui Proyek Pengambangan Pemasaran dan Pemeliharaan Pariwisata di Kalimantan Tengah.

3. Hasil yang dicapai / Realisasi Program Tahun 2003 ( Output )

Dari pelaksanaan program pembangunan pariwisata dan seni budaya tahun 2003 beberapa keluaran dihasilkan adalah sebagai berikut :
a. Terbina dan berkembangnya kegiatan usaha-usaha pariwisata dan seni budaya.
b. Penyusunan sarana dan prasarana fisik dan tersedianya fasilitas dan sarana kerja yang memadai untuk menunjang kelancaran tugas aparatur dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
c. Terdetiksi dan ditemukannya obyek-obyek wisata baru untuk dikembangkan di masa mendatang.
d. Mempromosikan obyek yang ada berpotensial.

4. Penilaian Antara Program dan Realisasi
a. Upaya meningkatkan produksi dan kualitas produk wisata melalui program pembangunan tahun 2003 ( evaluasi program) telah dilaksanakan lebik kurang 100 %.
b. Kegiatan masyarakat disekitar obyek-obyek wisata menunjukan peningkatan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, ke obyek wisata seperti Taman Nasional Tanjung Puting dan disekitar Kota Palangka Raya.
Peningkatan kunjungan ODTW sangat meningkat sekali yang berkunjung ke Kalimantan Tengah total kurang lebih 4.000 orang (wisman dan wisnus) dengan rata-rata tinggal 12 hari. Hal ini berarti telah memberikan keuntungan, dari segi keuntungan (pemasukan) untuk daerah setempat lebih kurang Rp. 8.000.000.000,- diluar dana jasa pariwisata.

Jika rata-rata kenaikan angka kunjungan setiap tahunnya mengalami kenaikan sangat melonjak, kita akan prediksikan ada beberapa daerah yang telah dan terprogram diharapkan akan mengingat seperti obyek wisata di sekitar Palangka Raya dan Kabupaten Kasongan dengan tambahan obyek baru serta tambahan transaksi Hotel Rungan Sari.
c. Terselenggaranya event attraction setara core event dan major event (seperti Pekan Budaya Isen Mulang, Festival Borneo, MTQ dan Pameran Potensi Obyek-Obyek Wisata serta Kongres PWI).
Kegiatan tersebut berhasil mendatangkan wisatawan cukup besar apabila kita hitung jumlah wisatawan tersebut kurang lebih 9.000 orang di Kalimantan Tengah kurang lebih 10.500.000.000,00 untuk sektor pariwisata.
d. Terserapnya tenaga kerja masing-masing pada :
1) Usaha Sarana Pariwisata ( Hotel ) : 4,31 %
2) Usaha Jasa Pariwisata ( BPW ) : 1,02 %
3) Pengusaha ODTW : 0,06 %
Dari angka pencari kerja terdapat di Kalimantan Tengah


5. Benefit ( Manfaat )

Dilihat dari manfaat sektor ini sangat dirasakan sebagai tambahan dari hasil pelaksanaan program pembangunan pariwisata dan seni budaya tahun 2003 dapat dikemukakan :
a. Meningkatnya produksi dan kualitas produk wisata.
b. Bertambahnya kegiatan masyarakat di sektor obyek-obyek wisata, pengrajin, dan tata boga serta tata graha.
c. Terbukanya kawasan produk wisata baik di Kalimantan Tengah maupun luar daerah serta diluar negeri.
d. Dengan adanya kemudahan sarana dan prasarana, mempermudah peningkatan yang jumlah kunjungan para wisatawan.

6. Impact Dampak

Dampak yang dicapai berdasarkan manfaat yang dihasilkan adalah :
a. Mempercepat penanggulangan/pengentasan kemiskinan dengan muncul usaha-usaha bagi masyarakat khususnya di bidang pariwisata.
b. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia secara tidak langsung akan dapat meningkat kesejahteraan.


7. Permasalahan dan Penanggulangan

a. Lokasi obyek wisata tersebar, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dan biaya yang agak besar.
b. Belum mantapnya keterpaduan lintas sektoral
c. Keterbatasan dana dan tenaga terampil.
d. Jumlah penduduk yang masih sangat sedikit.
e. Kualitas SDM masih belum memadai.
Upaya yang telah dilaksankan sebagai berikut :
a. Memprgencar promosi dan pemasaran
b. Memperluas eksesibilitas
c. Membangun/mengembangkan aspek/daya tarik wisata.
d. Meningkatkan pembinaan kawasan pariwisata.
e. Meningkatkan kualitas SDM serta membudayakan sadar wisata.